تَدْرِيْبُ تَرْتِيْبِ الْكَلِمَاتِ
Sentuh kata-kata untuk menyusun kalimat yang benar!
Klik pada kotak kata di bawah ini sesuai urutan yang benar hingga membentuk kalimat sempurna.
1
سَافَرْتُ مَعَ عَائِشَةَ إِلَى جَاكَرْتَا بِالطَّائِرَةِ.
Materi: Kalimat diawali Fi'il Madhi Saafartu (Aku telah bepergian). Akhiran -tu adalah subjek (Dhomir Mutthasil). Bi- menunjukkan alat transportasi.
2
ذَهَبَتْ لَيْلَى إِلَى بَيْتِ عَمِّهَا مَشْيًا.
Materi: Fi'il Dzahabat berakhiran sukun karena subjeknya muannas (Laila). Mashyan adalah keterangan keadaan (Hal).
3
ذَهَبَ عَلِيٌّ إِلَى سَمَارَانْجَ بِالسَّيَّارَةِ.
Materi: Bentuk dasar Fi'il Madhi Dzahaba digunakan untuk subjek laki-laki tunggal (Ali). Bis-sayyarati berarti naik mobil.
4
بِمَاذَا سَافَرَ عُثْمَانُ إِلَى جَاكَرْتَا؟
Materi: Kata tanya Bimaadza (Dengan apa) diletakkan di awal kalimat istifham (tanya) untuk menanyakan alat/cara.
5
وَصَلْتْ زُلْفَى إِلَى مَطَارِ جُوْنْدًا فِي السَّاعَةِ التَّاسِعَةِ .
Materi: Washolat (Sampai) + Subjek perempuan. Mataari (Bandara) menjadi majrur setelah Ila.
6
مَاذَا كَتَبَتْ مَرْيَمُ فِي غُرْفَةِ الْمُذَاكَرَةِ؟
Materi: Maadza digunakan untuk menanyakan objek/kata kerja. Ghurfatil Mudzaakarah adalah ruang belajar.
7
رَجَعَ سُلَيْمَانُ مِنْ بَانْدُونْجَ بِالْقِطَارِ.
Materi: Roja'a (Telah pulang). Min (Dari). Bil-qithaari berarti naik kereta api.
8
قَرَأْتُ الرِّسَالَةَ فِي غُرْفَةِ الْإِسْتِقْبَالِ لَيْلَى.
Materi: Qoro'tu (Aku telah membaca). Ar-risaalata adalah objek (Maf'ul Bih) yang berharakat Fathah.
9
يَا عُمَرُ، أَيْنَ تَنَاوَلْتَ الْغَدَاءَ؟
Materi: Tanaawalta menggunakan akhiran -ta karena lawan bicara (mukhothob) adalah laki-laki (Umar). Ayna menanyakan tempat.
10
رَأَى عَلِيٌّ الْمَنَاظِرَ الْجَمِيلَةَ فِي الْحَدِيقَةِ.
Materi: Ro'aa (Telah melihat). Al-manaazhiro (pemandangan) adalah jamak taksir. Al-jamiilata adalah sifat (Na'at) dari pemandangan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar